Menu

Otomatis
Breaking News

GEMPA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

Gempa M3,2 Guncang Tarakan, Getaran Dirasakan Warga

badge-check

Gempa M3,2 Guncang Tarakan, Getaran Dirasakan Warga Perbesar

TARAKAN, KALIMANTAN UTARA — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,2 tercatat terjadi di wilayah sekitar Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat, 4 September 2026.

Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 17.20.27 WIB atau 18.20.27 WITA.

Pusat gempa berada di darat, sekitar 34 kilometer barat daya Tarakan, dengan kedalaman 5 kilometer. Lokasi gempa berada pada koordinat sekitar 3,11° Lintang Utara dan 117,41° Bujur Timur.

BMKG mencatat gempa tersebut dirasakan di Kota Tarakan dengan intensitas II–III MMI.

Getaran pada skala tersebut dapat dirasakan oleh sebagian masyarakat, khususnya mereka yang berada di dalam bangunan. Dalam kondisi tertentu, benda-benda ringan di dalam rumah juga dapat terasa bergerak atau bergetar.

Meski kekuatan gempa tergolong kecil, kedalaman yang relatif dangkal dan lokasi pusat gempa yang berada cukup dekat dengan Tarakan membuat getarannya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Hingga informasi ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

Masyarakat di Tarakan dan wilayah sekitarnya diimbau tetap tenang dan tidak panik. Warga juga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Apabila kembali merasakan guncangan, masyarakat disarankan segera mencari tempat yang aman, menjauh dari benda-benda yang berpotensi jatuh, serta mengikuti langkah-langkah keselamatan saat terjadi gempa.

Masyarakat juga diimbau tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama mengenai potensi tsunami, kekuatan gempa, maupun prediksi gempa berikutnya.

Informasi mengenai perkembangan aktivitas gempa bumi sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi BMKG.

Data gempa dapat diperbarui setelah dilakukan analisis lebih lanjut. Karena itu, masyarakat disarankan terus mengikuti informasi terbaru dari BMKG.

Sumber: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini